hidup bermanfaat diibaratkan memanjat pohon, jadikan yang kuat sebagai pijakan- nurhayani, 2010
Wednesday, December 8, 2010
Berbagi Mimpi
Posted on 6:26 PM by Dinni nurhayani
Monday, November 15, 2010
Menembus Hujan
Posted on 5:20 PM by Dinni nurhayani
aku suka hujan, begitu juga kamu
kamu suka karena begini, dan aku karena begitu
kau bilang hujan menentramkan, dan aku setuju
aku bilang hujan meneduhkan, kau anggukkan kepalamu
dan kita menyukai episode atas skenario yang Dia ciptakan,
saat menunggu hujan reda secara perlahan,
karena kita, tak suka menembus hujan
menembus hujan, bagimu menumpahkan kesedihan
menembus hujan, bagiku bermakna ditinggalkan
menembus hujan, membuat kita ingin berkata “jangan berlari dibawah hujan!”
dan senja ini, baru saja aku menatap punggungmu perlahan menjauh..
saat lembayung menumpahkan apa yang ditampungnya..
kau tahu, aku ingin berkata saat itu,
“jangan menembus hujan, meski yang baru kita lakukan adalah perpisahan”
Catatan:
Tulisan yang ini bukan pengalaman pribadi saya. Ini ditulis (kalo gak salah) saat hujan, pas ada temen cerita tentang sebuah perpisahan, hehehe. Saya suka hujan, karena hujan adalah bagian dari waktu doa yang tidak tertolak Allah. Tapi saya juga gak suka perpisahan. #eaaa, gak bermakna galau ya :p
Wednesday, November 3, 2010
Cahaya Ilmu
Posted on 5:13 PM by Dinni nurhayani
..sinar mentari boleh pergi, tapi cahaya ilmu akan selalu menerangi
orang-orang yang meniti jalan menuju kebenaran, karena kebenaran berada
di hati, dalam nurani.. dan ilmu itu sendiri adalah cahaya, yang
didapati oleh orang-orang yang mencari dan bersedia menerimanya
foto yang dipakai ini hasil googling, bukan punya saya :D
Thursday, July 22, 2010
Ceremai...
Posted on 6:48 AM by Dinni nurhayani
Waktu kecil, ada permainan yang sering saya dan teman-teman mainkan, nama permainannya Pancasila Lima Dasar, dan ada juga yang menyebutnya ABCD Lima Dasar. Di permainan itu, tiap orang diminta menyebutkan nama berbagai hal yang dimulai dari huruf yang ditentukan dari hitungan (undian) jumlah jari pemain.
Kalau giliran menyebutkan nama buah dari huruf C, buah yang sering orang-orang sebut adalah buah Ceremai. Sampai sekarang saya udah gede (tapi belum tua
) orang-orang juga banyak yang sering menyebut buah ceremai. Yang bikin kaget adalah... banyak dari teman-teman saya ini yang ternyata gak tau buah Ceremai itu kaya gimana.
nah, berhubung pohon buah Ceremai di belakang rumah lagi berbuah.. saya iseng foto buat dipost di blog ini. Siapa tau, banyak dari pengunjung yang belum pernah liat buah ceremai sebelum dijadikan manisan. Meski terlihat menarik dan terlihat bergerombol seperti anggur, rasa ceremai jauh dari anggur. Kalau anggur manis, ceremai asam.
Phyllanthus acidus
Kalau giliran menyebutkan nama buah dari huruf C, buah yang sering orang-orang sebut adalah buah Ceremai. Sampai sekarang saya udah gede (tapi belum tua
nah, berhubung pohon buah Ceremai di belakang rumah lagi berbuah.. saya iseng foto buat dipost di blog ini. Siapa tau, banyak dari pengunjung yang belum pernah liat buah ceremai sebelum dijadikan manisan. Meski terlihat menarik dan terlihat bergerombol seperti anggur, rasa ceremai jauh dari anggur. Kalau anggur manis, ceremai asam.
Phyllanthus acidus
Friday, July 9, 2010
Mutiara, wanita yang terjaga
Posted on 5:09 PM by Dinni nurhayani
“Dan (di dalam surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli; laksana mutiara yang tersimpan baik.” (Terjemah Al Qur-an surat Al-Waqi’ah ayat 22-23)Perihal bidadari bermata jeli dan terjaga seperti mutiara yang tersimpan baik ini, dibahas beberapa kali di dalam Al-Qur’an, salah satunya juga di surat Ath-Thuur.
Bagaimana dengan manusia?
Apapun yang spesial tentunya yang tidak dilihat orang banyak, dijaga, dapat perlakuan istimewa, sehingga menjadi terasa beda dalam makna kebaikan, lebih baik ataupun terbaik.
Saat dirimu bukanlah bidadari surga, kenapa tidak menjadi manusia spesial yang terjaga?
menjadi لوءلوء المكنون…
Subscribe to:
Posts (Atom)






