Showing posts with label foto. Show all posts
Showing posts with label foto. Show all posts

Thursday, December 26, 2013

Dinni, Foto Kamu Mana?

0

kali ini saya mau cerita pengalaman pribadi yang terulang berkali-kali. Penting untuk dibagi dan diketahui orang-orang? Saya gak yakin sih, Tapi, yaa.. mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaan teman-teman dunia maya yang suka nanya "kamu itu yang mana?" atau pertanyaan lain yang intinya kepingin tau, rupa saya seperti apa. Dan inilah dia... eng ing eng...

Teman-teman yang sudah berteman di facebook dengan saya sebelum juli 2010 sepertinya tahu bahwa saya dulu pernah menggunakan foto profil yang memang benar foto saya - ada wajah saya. Tapi kemudian perlahan foto saya menghilang dari pandangan teman-teman.. baik di proteksi ataupun saya delete.

Bermula di tahun 2010 (sejatinya saya lupa mulai kapan, tapi kayanya sih bener tahun 2010), saat itu masih hangat-hangatnya tren tontonan film bioskop, novel, atau sinetron yang menamplkan tokoh atau cerita dengan label islami. Waktu saya lagi log in FB, tetiba di bagian ad atau promoted page muncul fan-page seorang aktris yang mengenakan hijab/khimar. Iseng, saya buka link fan-page tersebut dan melihat ada banyak (puluhan) foto aktris tersebut (yaiyalah, fan page aktris itu penuhnya ya sama fotonya, masa sama foto saya, hahaha). Foto-foto disitu ada yang dipost oleh pembuat page, ada juga yang diupload oleh para likers atau jempolers (maksudnya yang nge-like, gituh).

Bukan, bukan jumlah foto, performance, pose, apalagi fashion aktris tersebut yang menjadi perhatian saya. Saya saat itu hanya sekedar ingin tahu seperti apa fan-page seorang aktris karena saya hanya menjempoli fan-page penulis atau page dari beberapa buku, belum tau page selebriti. Maka saya buka beberapa foto di page itu, dan terdiam memandang foto-foto tersebut.

Saya tidak bisa berbohong bahwa sebagai wanita pun saya terpana dengan kecantikan mbak aktris berhijab ini. Tapi sungguh, diamnya saya saat itu karena terhenyak, dan menyadari ada perasaan dari lubuk hati saya yang mengatakan bahwa ada yang gak oke, pada page tersebut, juga pada saya.

Ucapan saya saat melihat foto itu yang dijempoli dan dikomentari puluhan hingga ratusan penggemarnya (saya gak ingat, mungkin ada yang dijempoli ribuan orang juga?) adalah kalimat istighfar, "astagfirullah". Bukan, bukan karena saya lebih suci, bukan pula karena foto tersebut menurut saya jelek. Bukan karena fisik, karena pun pakaian, akhlak, dan amal saya mungkin tak sebaik mbak aktris ini. Tapi karena ketika melihat komentar di foto itu, melihat jempolers di foto itu... membuat saya sadar bahwa ada yang belum benar pada fesbuk saya. Kalimat komentar pada foto-foto itu adalah kalimat thayyibah, kalimat yang baik, bahkan banyak yang isinya pujian kepada Allah seperti "subhanallah", "masya Allah", "alhamdulillah".

Tapi..

Tapi banyak dari jempolers dan komentator dari foto-foto itu adalah kaum pria, ya: LELAKI. Entah lelaki tipe yang senang datang ke pengajian atau lelaki yang mana saya gak tau. Bahkan ada di dalam salah satu komentar yang tertulis mengerikan: mimpi bertemu sang aktris, terus kepikiran sang aktris, berharap pasangannya bisa dipoles seperti sang aktris. Saya gak nemu kata lain selain kata ini: NGERI. Saya merasa ngeri mengetahui ada laki-laki yang memandang foto sang aktris sambil berangan-angan entah apapun angan-angannya. Saya ngeri mengetahui ada laki-laki diantara komentator itu yang tidak khusyu sholatnya karena pikirannya teralihkan dengan mbak aktris ini. Saya ngeri mendapati ada orang yang memajang foto mbak aktris ini di wallpaper desktopnya, di hape nya, bahkan mengoleksi foto-fotonya. Aaaaa.. pokoknya saya ngeri menyadari bahwa ada sholat-sholat yang tak khusyu karena foto itu, ada doa-doa yang akhirnya terpanjat dengan hati yang lalai karena foto itu, ada laki-laki yang berandai-andai padahal andai-andai nya itu tak dibenarkan agama karena foto itu.

Sedari dulu saya berfikir bahwa foto saya itu "aman" untuk dilihat karena saya mengenakan khimar (kerudung) sehingga aurat sudah tertutup. Tapi melihat ini, mbak aktris dengan aurat tertutup dan pose foto gak macem-macem pun menggemparkan laki-laki, maka foto saya tak aman. Saya juga pernah berfikir, karena saya bukan tokoh terkenal, saya juga bukan orang yang punya penggemar apalagi secret admirer, (yah gampangnya, belum ada orang yang kesengsem sama saya dengan sekali lihat dari wajah) maka foto saya aman. Tapi saya tersadar, saya sering mendapati orang-orang berkomentar secara lisan (gak dikomen di FB nya) terhadap foto yang orang lain upload di fb dengan kalimat yang mencemooh fisiknya, padahal sungguh fisik itu adalah ciptaan Allah, bukan keinginan pemilik rupa tersebut. Maka saya tak ingin, nantinya ada orang yang terhipnotis melihat foto saya (okeh, kalimat ini lebay, hehehe) ataupun menghina rupa saya ciptaan Allah ini karena foto saya.

Cukuplah orang yang bertemu saya di dunia nyata yang mengetahui rupa saya :)
Meski.. saya pun tak memungkiri kadang saya tetap foto sama teman-teman dekat untuk kenang-kenangan: acara wisuda, sidang sarjana, reuni, dll. Saya mengakui, sebelum kejadian ini, saya termasuk banci kamera :D Terkadang sulit minta teman saya ini untuk tidak mengupload foto saya, atau minta untuk tidak di tag sekalian. Yah, setidaknya, saya berproses, dan biar Allah menilai usaha saya ini untuk menutup satu pintu datangnya pujian atau cemoohan yang saya tidak siap untuk tanggulangi :)

Allahu musta'aan

salam,
dinni

Saturday, March 16, 2013

6 stages to knowledge

0


Ibn Qayyim al-Jawziyyah- rahimahullaah - said:


"There are six stages to knowledge: Firstly: Asking questions in a good manner.Secondly: Remaining quiet and listening attentively.Thirdly: Understanding well.Fourthly: Memorising.Fifthly: Teaching.Sixthly- and it is its fruit: Acting upon the knowledge and keeping to its limits."

Thursday, February 14, 2013

Photo-Message and English Post (Trial)

0


Hi everyone! It's been a while i do not post anything here, hehe. I'm at the 8th semester now, and i hope it's my last semester for completing my undergraduate study, Aamiin. Currently, i'm doing my undergraduate research, it's about the veneer (dental ceramic) from feldspathic mineral. Pray for me.. ^^ May Allah always blesses and guides us, also gives us easiness in everything we do :)

These two photos were old photo, the 1st one was taken at 2009 and the 2nd was at 2011. I made it as a photo-message taken from the hadith/as-sunnah and The Qur`an after inspired by many photo-quotes in tumblr, haha.

you may visit my tumblr at: blogiseng.tumblr.com

salam, Dinni Nurhayani
___

PS: i try to make some post in English now :D



Wednesday, January 23, 2013

Monday, January 21, 2013

Sunday, December 16, 2012

Pasir Nalangsa - Negeri di Awan

0



Pasir Nalangsa, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia - Foto diambil tanggal 16 Desember 2012, sekitar pukul 10 pagi.

- sebuah jurang yang terlihat elok, terutama saat berkabut, serasa melihat negeri di atas awan, hehehe.

Pasir, dalam bahasa Sunda artinya adalah bukit. Sedangkan nalangsa adalah nelangsa, atau sedih. Saya sendiri, tidak tahu kenapa tempat ini dinamakan Pasir Nalangsa. Foto ini merupakan hasil kunjungan saya yang kedua, dalam perjalanan pulang dari rumah Kakek di Cikalong. Berkunjung tak sengaja ke tempat ini karena salah satu anggota keluarga mendadak ingin ke toilet, hehe.

Untuk mencapai ke tempat ini, bisa menaiki mini bus non-AC dari terminal Tasikmalaya tujuan/trayek Cikatomas maupun Cikalong. Objek pemandangan jurang Pasir Nalangsa ini bukan objek wisata yang ramai, dua kali berhenti disana (selalu) hanya ada saya dan keluarga yang datang menikmati keindahan pemandangan ini. Jangan bayangkan ada lahan parkir pengunjung yang luas, pengunjung yang ramai, petugas penjaga gerbang tiket masuk, pedagang makanan dan oleh-oleh. Tempat ini benar-benar sepi, dan bukan merupakan objek wisata utama di daerah setempat.   Tempat ini hanya sebagai 'mini rest area', memiliki sebuah lahan parkir cukup untuk sekitar 6 mobil kecil, ada sebuah warung, dua buah balai dari bambu di tepi jurang untuk melihat pemandangan, dan sebuah penginapan bagi pengunjung yang ingin menginap (tapi kayaknya kosong terus).

dan.. ini foto 2 September 2011, saat tidak berkabut:

#CintaIndonesia #JelajahIndonesia

Saturday, October 20, 2012

Dahlia

0



Dahlia, hasil beli di Simpang-Dago, Bandung, Rp 7.500 maret 2012
ini pohon bunga pertama saya selama tinggal di kost sebagai mahasiswa :D
saya baru tau, bunga dahlia itu ternyata satu pohon bisa 2 warna bunga, alami bukan sambungan, kaya pohon ini ^^
— tapi skarang udah mati, gara-gara ditinggal di kosan pas libur ke rumah 2 minggu— (T__T)
NB: Maaf, ngedit fotonya lebay, hehehe

Saturday, September 22, 2012

Biskuit Hias Coklat ^^ (resep coklat pasta)

4




pagi-pagi.. sebagai anak kosan yg mencoba selalu  teratur sarapan, perut sudah nge-band minta diisi.
Mau beli makanan kok rasanya malas ke luar kamar kos, akhirnya membuka lemari ‘harta karun’, nemu biskuit polos (tanpa rasa atau krim), minyak sayur, dan bahan untuk bikin praline coklat (coklat compound beserta filling nya).
Karena bosan kalau cuma makan biskuit doang, too mainstream gitu kayaknya, akhirnya melirik rice-cooker (salut lah buat penemu alat ajaib ini) untuk diberdayakan. Hahaha :p
Oke, caranya begini.. buat yg mau ngikutin biskuit coklat deco ‘made in sendiri’
Bahan:
biskuit, secukupnya sesukanya, saya pakai 1 pak skitar 30 keping
coklat compound, skitar 100 gram (gak ditimbang soalnya, feeling aja)
cappucino chocolate filling (optional, ga pake juga gapapa)
minyak sayur/mentega/butter, skitar 2 sendok makan (biar coklatnya ga terlalu keras)
Rice cooker yg ada kukusannya
plastik segitiga (yg biasa dipake untuk whip-cream, ini sifatnya optional juga)
wadah bertutup yang foodgrade untuk temperatur tinggi (misalnya kotak makan yg microwave-able gitu, kalau ga ada, bisa diganti pake mangkok porselen/keramik
___
Cara membuat:
1. Isi wadah rice-cooker dengan air, ga usah banyak-banyak dikira2 aja, lalu stel rice-cooker dalam mode: cooking
2. potong coklat compound jadi kecil-kecil, ga usah terlalu halus, ini supaya cepet meleleh aja kok :D
3. masukkan coklat compound ke wadah kotak makan plastik yg micro-wave-able atau foodgrade utk dipake mengukus, kalau saya sih pake mangkok keramik :)
4. tambahkan minyak sayur dan chocolate filling ke wadah berisi coklat
5. Buka rice-cooker, pasang wadah pengukus, letakkan wadah berisi coklat diatas kukusan,
6. Saat rice-cooker masih dalam mode cooking dan tutup tetap terbuka, aduk-aduk coklat yg sudah diatas kukusan tadi sampai coklat sebagian meleleh
7. Kalau coklat sudah agak meleleh, rice-cooker boleh distel jadi mode-warm
8. aduk terus coklat di rice cooker sampai seluruhnya meleleh dan minyak+filling tercampur merata
9. kalau coklat sudah meleleh seluruhnya, matikan rice-cooker, lalu angkat wadah coklat (hati2, panas) dan biarkan suhu coklat sedikit menurun, lalu masukkan ke plastik segitiga
10. coklat bisa dihias ke biskuit
___
Selamat mencoba ^^
ini hasil iseng-iseng saya:



Tuesday, September 4, 2012

Sayur Bayam Jagung Manis

0


Sayur bening itu.. kayaknya jenis masakan berkuah yang paling simpel untuk dibuat, tinggal potong-potong, cemplungin, jadi.. haha.
Sebagai anak kos, menemukan tempat makan yang menjual sayur itu agak susah. Dan yang penting… kalau masak sendiri bisa bebas MSG dan kebersihan terjaga :)
ini masakan makan malam saya hari ini, simpel buat dibikin sama anak kosan bahkan buat yang ngaku ga bisa masak :D Oiya, ini resepnya cuma modal feeling, jadi harap maklum kalau beda sama resep2 lain yang udah ‘ahli’ masak
bahan:
1 ikat bayam, siangi dgn memilih daun yg bagus + batang yg muda
2 siung bawang putih, memarkan/keprek lalu cincang halus
2 siung bawang merah, diiris halus
1 sendok teh garam
2 cm lengkoas/laos (kalau ada dan kalau suka), dimemarkan
air, secukupnya
kerupuk ikan mentah (ini cuma ala saya, soalnya kerupuk direbus itu jadi mirip kwetiau, enak, haha)
1/2 buah jagung manis, pipil (bisa pakai pisau atau manual pake tangan)
___
cara buat:
setelah bahan siap, panaskan air di panci/rice cooker, dan masukkan jagung
saat air di panci/rice cooker mulai panas, masukkan bawang merah, bawang putih, dan laos kedalam air (dalam keadaan kompor tetap menyala, atau kalau pakai rice cooker - rice cookernya dalam mode cooking)
masukkan kerupuk mentah (ini buat yg mau nyoba atau buat yg suka, asli karangan saya)
waktu air mulai mendidih, masukkan bayam, aduk-aduk sampai bayam layu, (sayur bayam, jangan terlalu lama dimasaknya, ya ^^ )
matikan kompor/rice cooker, masukkan garam dan aduk
tada… sayur bayam sudah jadi
____
perkiraan biaya (maksimal) untuk semangkuk sayur bayam+jagung:
bawang merah+putih, biasanya Rp 2.000 dapat 1/4 atau 1/8 kg campur, cukup utk 3 kali masak
jagung manis paling mahal Rp 7.500 per kg, kalo besar isinya 3-4 buah sekilo
garam, kalau garam yg sudah beryodium dan dimurnikan bisa skitar Rp 3.000 per bungkus, bisa untuk 3 minggu kalau masak 3 kali sehari, hehe
bayam, seikat paling mahal biasanya Rp 1.000

____ total per porsi, kurang lebih Rp 3.000 (paling mahal)

Tuesday, August 14, 2012

Cheese Cake (No Bake)

0


Bulan puasa, di rumah, tiba-tiba Afina (teman satu kampus-beda jurusan, satu kost, dan satu daerah asal) nge-sms, ngajakin bikin kue di rumahnya. Kebetulan banget, kemarin abis ngikutin channel youtubenya Titli Nihaan nemu no-bake cheesecake (video resep disini). Jadi.. mau nyoba bikin no-bake cheesecake bareng Afin, :)
Cheesecake ini, sejujurnya.. tergolong kue mahal buat saya *ngelap air mata*. Gimana gak mahal kalau seloyang ukuran 22 cm yg saya sama Afin bikin ini, bermodalkan creamcheese+sourcream+buah yang..harganya bikin cengar-cengir subhanallah, haha
Untungnya, cheesecake no-bake ini tergolong kue yang tingkat keberhasilannya tinggi banget, hampir bisa dipastiin ga bakal gagal. Jadi, boleh banget dicoba meski buat pemula ^^
Bahan dan cara, liat di video itu aja lah yaa.. foto di postingan ini yang hasil saya sama afin, maaf kurang jelas, masalah lighting dan camera :D

Tuesday, May 8, 2012

Sunday, April 8, 2012

Senja untuk semua

0


Buat saya, kenampakan yang elok dari matahari dan sinarnya adalah bukti bahwa Allah subhanahu wa ta'ala itu Maha Pemberi dan Maha Penyayang. Karena sinar matahari itu dibagikan tanpa pilih kasih. Begitu juga dengan keindahannya saat terbit dan terbenam, siapapun yang mencari dan melihatnya, boleh menikmati.

Foto ini, diambil di warung tenda pinggir jalan seorang penjual es campur. Senja yang indah itu dari Allah untuk semua orang, juga untuk penjual es campur dan pedagang kaki lima lain di sepanjang jalan ini ^^

Wednesday, October 19, 2011

Cloudy Day at ITB

0

Have a nice cloudy day! Yeay!

This is the "Aula Timur" (east hall) building of Institut Teknologi Bandung (Bandung Institute of Technology)
This photo was taken at 18th of October 2011, using Samsung GT-5570 phone's camera

Green, Blue,White, Black... i love this colours composition ^^

Monday, September 19, 2011

Friday, September 9, 2011

Sunset in the Campus

0


 hi! someone told me that some picture that i posted here weren't good to view. Hehehehe..
i'm not a photographer, neither an amateur one. I just love to take some picts using my phone's camera, and edit some of them without any basic knowledge in photo editing. So, I set some value at some parameter (ex: brightness, contrast, levels, etc) based on how it will looks like.
So.. thank you for viewing the photos here, and sorry for the not-good-look-ing photos,


sunset view from 4th Floor, BSC B Building, Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat, Indonesia
on 8th of September, 2011
The original photo (the first) was taken with Samsung GT-5570 cameraphone, the pictures provided after the original photo were edited with variance in levels setting using photoshop :D

The photo below was taken at the same location and time, using Samsung u-800 soul-b, and the picture under the original photo were edited with same method as the GT-5570's






Sunday, September 4, 2011

Almost Sunset in Ciwulan

0

Almost Sunset
Photo was taken in Ciwulan, Desa Cidadap, Kecamatan Cikalong, Tasikmalaya - Jawa Barat, Indonesia
on September 1st 2011
nearby my auntie's home,

Cidadap, Cikalong, Tasikmalaya - Indonesia : موقع الصورة

Saturday, July 30, 2011

Losari Senja Itu

0

Sunset @ Losari Beach, South Sulawesi

Waktu purnama tersembul malu-malu
kata orang, belum bisa dibilang ke Makassar kalau belum ke Losari.. Kalau udah begini, berarti saya udah kan? :D

Kesempatan ke Makassar dan Pantai Losari ini diberikan Allah untuk saya dan teman-teman kafilah MTQ Mahasiswa Nasional 2011 dari ITB. Yup, harapan untuk bisa menginjakkan kaki di tanah Sulawesi tercapai, meski baru bagian selatannya aja. 

Friday, July 29, 2011

Nanas Merah

2

buah nanas yang masih kecil mulai terlihat

udah gede.. tapi ga tau udah tua dan siap panen apa belum
Lagi liburan ke rumah kakek-nenek dari bapak, di Tasik. Dan, seperti biasa.. saya ke kebun mencari nanas merah. Kalau dari rasa, ga ada bedanya nanas merah sama nanas kuning yang biasa dijual orang-orang. Tapi, buah nanas yang warnanya merah ini keliatan lebih menarik diliat. Hehehe

Oiya, untuk tau buah nanas udah tua apa belum, kata uwa (panggilan di bahasa sunda untuk kakak dari ibu/bapak) bisa diliat dari bulatan/benjolan di buahnya. Nanas yang sudah tua, bulatannya berukuran besar dan tidak terlalu cembung (agak datar). Selain itu, duri-duri di benjolan juga sudah tidak tajam.

Buat yang belum pernah nemu nanas merah, silakan diliat-liat.. :-p

Thursday, July 28, 2011

Mangga

0


Kamu boleh gak percaya kalau ada orang Indonesia yang gak tau buah mangga. Tapi kamu harus percaya, kalau ada orang Indonesia yang gak tau pohon mangga kaya gimana - teman saya orangnya :-p

Karena ingat teman saya ini, walau jelek pun saya poto deh pohon di belakang rumah. Ada beberapa pohon yang varietasnya beda-beda, tapi yang berbuah cuma yang ini.

Apa reaksi teman saya waktu saya kasih liat foto ini?
"Ya ampun diiiniii... lo niat banget sih, makasih yaaa.."
hehehe :-p